Minggu, 14 Januari 2018

Kegunaan dan Fungsi Bitcoin

Kegunaan dan Fungsi Bitcoin yaitu sebagai alat pembayaran seperti halnya dollar dan rupiah, namun Bitcoin adalah mata uang digital (cripto curentcy).

Bitcoin dipercayai akan menjadi mata uang dan komoditas universal sehingga harga akan terus melambung tinggi.

Konsep penggunaannya dianggap sangat mengutamakan privasi. Dalam proses transaksi, pengguna bisa menggunakan akun yang sifatnya anonim atau tanpa mencantumkan data diri sedikit pun.

Bitcoin adalah mata uang virtual yang dikembangkan pada tahun 2009. Ditemukan oleh Satoshi Nakamoto (nama samara). Mata uang ini seperti layaknya Dolar, Pound Sterling, Rupiah, ataupun mata uang lainnya, akan tetapi hanya ada di dunia digital.

Bitcoin adalah mata uang virtual yang dikembangkan pada tahun 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Mata uang ini seperti halnya Rupiah atau Dollar, namun hanya tersedia di dunia digital. Konsepnya mungkin terdengar seperti eGold, walaupun sebenarnya jauh berbeda.

Bitcoin yaitu mata uang yang baik tidak dikontrol oleh pemerintah atau bank sentral. Menurutnya, krisis finansial beberapa waktu yang lalu menegaskan bahwa pemerintah selalu lalai dalam menjaga kestabilan ekonomi.

Pemerintah dipercaya selalu dikuasai oleh para koruptor dan hanya bekerja demi keuntungan pribadi, sehingga keputusan-keputusan finansial selalu berpihak kepada konglomerat belaka.

Bitcoin baru diciptakan dengan proses yang disebut “mining”. Para miner menggunakan komputer canggih untuk menguraikan matematika kompleks dalam menemukan blockbaru bitcoin. Sebagai hadiahnya, penemu akan dihadiahi sejumlah bitcoin.

Setiap ditemukan 1 block, pada awalnya akan mendapat hadiah 50 BTC. Kemudian 25 BTC per block dan selanjutnya akan terus berkurang seiring dengan bertambahnya sirkulasi.
gambar diatas adalah sebuah VGA penghasil block bitcoin
Sistem telah memastikan bahwa jumlah maksimal bitcoin yang beredar di dunia adalah 21 juta BTC sehingga tidak akan terjadi inflasi.

Fitur Yang Ada Pada Bitcoin

1 Transfer Kemana Saja
Anda bisa melakukan transfer ke seluruh dunia, asalkan terkoneksi dengan internet. 

2 Bitcoin Tidak Dikontrol oleh Lembaga atau Pemerintah Apapun.
Bitcoin yang menggunakan database Blockchain tidak dikontrol oleh suatu pihak.

3 Biaya Transfer Sangat Kecil.
Untuk mempercepat transaksi, biasanya dompet bitcoin Anda akan memotong biaya sekitar Rp500 – Rp3.000. dengan jumlah bebas.

4 Transfer Instant Secara Peer to Peer
Peer to peer artinya berjalan tanpa memiliki server pusat

5 Transaksi Bersifat Irreversible.
Sekali ditransfer tidak bisa dibatalkan.

6 Transaksi Bersifat Pseudonymous
Saldo bitcoin yang dimiliki seseorang bisa kita lihat.

7 Jumlahnya Terbatas.
Jumlah bitcoin hanya ada 21 juta bitcoin di seluruh dunia.
Disqus Comments